Provinsi Gorontalo

Gubernur Gorontalo : Minta Rakyat Sosialisasikan Larangan Mudik

REDAKSI69.COM – Guna mencegah meluasnya penularan Covid-19, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (RH) mengajak seluruh masyarakat yang ada di sekitar wilayah perbatasan, khususnya di Kabupaten Pohuwato dan Boalemo untuk membantu menyosialisasi larangan mudik lebaran 2021.

Ajakan Gubernur Rusli Habibie tersebut, saat menggelar pasar murah dan Bakti Sosial NKRI Peduli, Minggu (9/5/2021) di Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato dan Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo.

“Saya sudah tiga hari berada di sini. Kemarin dengan forkopimda kami mengecek perbatasan Gorontalo – Sulawesi Tengah (Sulteng) dan juga bertemu dengan Wagub Sulteng. Saya minta di sini bantuan masyarakat. Tolong katakan kepada sanak saudara yang ingin mudik, jangan dulu. Seluruh wilayah termasuk Gorontalo pintu-pintu masuknya kami kunci. Ini agar penyebaran Covid-19 yang sesuai, ”ucap RH.

Untuk itu, mari kita semua bersabar dulu, saat ini telekomunikasi sudah semakin canggih. Jadi, jangan bersedih ketika tidak bisa melangsungkan lebaran di kampung halaman. Silahturahmi yang dijaga tetap akan terjalin selama masih ada komunikasi satu sama lain, walaupun jarak membentang.

“Masih bisa video call kan? Masih bisa melakukan panggilan telepon untuk saling meminta maaf. Jadi keinginan mudik tolong ditunda dulu. Ingatkan kepada saudara yang ada di Makassar, di Bitung, di Manado, atau di manapun. Sama seperti kita, daerah mereka juga dilarang mudik, ”tutur RH.

Selain larangan mudik gubernur juga mengikuti partisipasi masyarakat dalam hal menaati protokol kesehatan. Apalagi saat ini Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Boalemo telah berada di zona hijau.

“Tadi saya senang kata pak bupati, di Boalemo hanya ada tiga yang positif dan sedang di rawat. Kemungkinan beberapa hari lagi segera pulih. Ini kabar baik, kita harus terus menekan angka penularan covid-19 di Gorontalo. Terimakasih untuk masyarakat yang sudah patuh. Ini perintah bukan semata-mata-mata ingin menyelamatkan pak presiden, pak gubernur, pak bupati, bukan. Ini untuk keselamatan masyarakat, ”ucap RH. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button