Daerah

Masyarakat Resah, Pemda Jangan Tutup Mata

Pohuwato – (R69)-Gerakan Mahasiswa Pelajar Randangan (GEMPAR) turun kejalan mendesak Pemerintah Daerah (PEMDA) Pohuwato dibawah kepemimpinan Bupati Syaiful Mbuinga, mendengar keluhan warga terkait tempat usaha hiburan malam yang sudah mengganggu ketentraman dan keamanan masyarakat Desa Motolohu Kecamatan Randangan, Jum’at 25/06/2021.

Aksi damai ini meminta ketegasan Bupati Syaiful Mbuinga untuk segera menertibkan tempat usaha hiburan malam, guna mecegah hal hal yang tidak di harapkan.

“Aksi damai kemarin itu hanya aksi biasa saja. Namun, jika harapan masyarakat tidak di penuhi, maka pemda akan kami mintai pertanggung jawaban jika ada korban yang berjatuhan di tempat itu,” ujar Rifki Polutu selaku Ketua GEMPAR.

Related Articles

Utuk itu, kami memberikan waktu seminggu kepada pemda untuk segera menyelesaikan persoalan terkait hiburan malam yang sudah meresahkan warga masyarakat Desa Motolohu.

“Jika ingin mencalonkan diri sebagai bupati ,berarti sudah siap menyelesaikan persoalan besar daerah bila terpilih. Tetapi, jika persoalan kecil yang menjadi tuntutan kami tidak di tindaki sesuai dengan Perbup/Perda. Maka, kami akan turun aksi demo lebih besar dari yang kemarin.

Ditempat yang sama, Tri Jayudi selaku korlap 1 pada aksi itu menambahkan, Bupati Syaiful Mbuinga sebagai pengambil kebijakan dikepemerintahan Kabupaten Pohuwato, bisa menyahuti apa yang menjadi tutuntutan rakyatnya.

“Terkait hal ini, hanya ada 2 pilihan. Pemda yang turun atau masyarakat yang turun langsung mengambil tindakan sesuai Perbup/Perda terhadap tempat hiburan itu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button